Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kepala sekolah menerapkan kepemimpinannya dalam membangun budaya disiplin di sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, serta analisis dokumen. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai figur teladan, penggerak kedisiplinan, sekaligus pengawas dalam penerapan aturan sekolah. Budaya disiplin terbentuk melalui komunikasi yang konsisten, penerapan penghargaan dan sanksi secara proporsional, serta keterlibatan aktif guru, peserta didik, dan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif menjadi faktor penentu terciptanya lingkungan belajar yang tertib dan kondusif.
Copyrights © 2025