Sebagai studi kasus dalam menghadapi tantangan budidaya kopi berkelanjutan dari segi sosial, ekonomi, dan lingkungan, penelitian ini menganalisis green financing untuk praktik budidaya kopi berkelanjutan di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, 89 petani kopi diwawancarai dan lapang kopi di Kecamatan Tutur diamati. Hasil analisis, yang dilakukan menggunakan WarpPLS 8.0, menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara kesejahteraan petani, praktik agroforestri, dan akses ke lembaga keuangan terhadap pelaksanaan pembiayaan hijau di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Green financing tidak hanya memberikan akses ke sumber daya untuk praktik pertanian berkelanjutan, tetapi juga sesuai dengan tingkat pendidikan dan pengetahuan petani kopi tentang green financing.
Copyrights © 2025