Abstrak Masa kehamilan merupakan masa yang sangat penting, Namun, tidak semua kehamilan akan menunjukkan tanda-tanda yang normal, ibu hamil dapat mengalami masalah serius tentang kehamilannnya. Komplikasi kehamilan merupakan penyumbang utama kematian ibu dan bayi baru lahir. Kemampuan ibu untuk mengenali tanda bahaya sejak awal menjadi permasalahan krusial dalam upaya penurunan angka kematian maternal. Self education merupakan upaya yang dapat diberikan kepada ibu hamil dalam menjaga kehamilan sehingga terhindar dari bahaya resiko tinggi dalam kehamilan. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Teknik sampling yang dipakai adalah total sampling, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 41 ibu hamil. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner pengetahuan tentang tanda kehamilan beresiko. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 36 orang (88%) sebelum diberikan edukasi, dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 19 orang (46%) setelah diberikan edukasi. Dari hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α =0,05 (ƿ value < α) didapatkan nilai ƿ value = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa Ha atau H1 diterima, sehingga ada pengaruh edukasi melalui media audiovisual berbasis self management education terhadap terhadap pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan beresiko. Kata kunci : Self education; ibu hamil; pengetahuan; audiovisual
Copyrights © 2025