UMKM merupakan pilar vital perekonomian Indonesia dengan kontribusi besar terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun, di era Revolusi Industri 4.0, sektor ini menghadapi tantangan kompleks, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan kapasitas manajerial. Di sisi lain, meningkatnya preferensi konsumen terhadap nilai-nilai budaya lokal membuka peluang strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoretik-konseptual implementasi inovasi digital marketing yang berpadu dengan kearifan lokal sebagai strategi pemberdayaan UMKM. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksploratori melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil kajian mengidentifikasi berbagai tantangan dan menawarkan solusi strategi implementasi bertingkat—mulai dari level korporat, bisnis, hingga fungsional—serta pemanfaatan beragam platform digital seperti website, media sosial, dan e-commerce. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi antara digital marketing dan kearifan lokal dapat menciptakan diferensiasi produk, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, dan pada akhirnya menjamin keberlanjutan usaha UMKM dalam jangka panjang, dengan dukungan kebijakan yang koheren dari seluruh pemangku kepentingan.
Copyrights © 2025