Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi telah mendorong peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan perbankan digital di Indonesia, terutama di kalangan Generasi Z sebagai pengguna dominan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Citra Merek, Persepsi Kemudahan Kegunaan, Persepsi Manfaat, dan Persepsi Risiko terhadap minat menggunakan aplikasi bank digital pada Generasi Z di wilayah Soloraya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z pengguna aplikasi bank digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa keempat variabel independen tersebut berpengaruh sebesar 69,5% terhadap minat menggunakan aplikasi bank digital, sedangkan 30,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti, seperti promosi, kepercayaan, dan pengalaman pengguna. Citra merek yang positif, kemudahan penggunaan, dan manfaat nyata menjadi faktor dominan, sementara persepsi risiko tidak signifikan dalam menurunkan minat. Temuan ini merekomendasikan agar industri perbankan digital memperkuat inovasi layanan, keamanan transaksi, serta strategi pemasaran yang adaptif terhadap perilaku dan gaya hidup Generasi Z sebagai pengguna utama layanan keuangan digital di Indonesia.
Copyrights © 2025