Penelitian ini membahas integrasi antara paradigma positivisme oleh Auguste Comte dan Konsep ilmu Pengembangan Masyarakat Islam. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, dan menggunakan sumber-sumber ilmiah dari jurnal internasional ter indeks serta literatur akademik terkait integrasi dalam konsep ilmu pengembangan masyarakat Islam. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa prinsip empiris dan sistematis dari paradigma positivisme Auguste Comte dapat dimanfaatkan untuk memperkuat efektivitas program pemberdayaan masyarakat Islam selama tidak menghilangkan dimensi spiritual dan nilai-nilai tauhid. Metode ilmiah pada positivisme diposisikan sebagai alat bantu praktis untuk mencapai tujuan utama pada pengembangan masyarakat islam, dan bukan sebagai pengganti wahyu sebagai tujuan kerohanian dalam islam. Integrasi selektif antara positivisme dan PMI menghasilkan sebuah model pembangunan yang lebih rasional, terukur, dan tetap berlandaskan nilai spiritual. PMI tampil sebagai integrasi antara metode ilmiah dan nilai-nilai agama, dengan memanfaatkan keunggulan positivisme untuk kesejahteraan umat tanpa menelan aspek spiritual yang esensial bagi masyarakat Islam
Copyrights © 2025