Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia dan menjadi masalah kesehatan yang terus meningkat. Terapi konvensional sering menimbulkan efek samping serta resistensi obat, sehingga diperlukan alternatif berbasis bahan alam yang lebih aman dan efektif. Flavonoid, kelompok senyawa polifenolik yang banyak ditemukan dalam tanaman tropis termasuk spesies lokal Indonesia, menunjukkan potensi sebagai agen antikanker alami. Artikel ini merupakan kajian pustaka yang menelaah aktivitas biologis flavonoid serta mekanisme kerjanya berdasarkan berbagai penelitian in vitro dan in silico. Hasil telaah menunjukkan bahwa flavonoid memiliki aktivitas antikanker melalui penghambatan proliferasi, induksi apoptosis, penekanan angiogenesis, serta peningkatan kapasitas antioksidan. Beberapa penelitian terhadap tanaman lokal seperti Caulerpa racemosa, Sargassum ilicifolium, dan Ischaemum rugosum memperlihatkan aktivitas sitotoksik yang tinggi terhadap sel kanker. Potensi tersebut memperkuat peluang pengembangan flavonoid sebagai kandidat obat antikanker berbasis bahan alam. Namun, bioavailabilitas yang rendah dan kestabilan metabolik masih menjadi tantangan yang perlu diteliti lebih lanjut melalui pendekatan formulasi dan uji pra-klinis.
Copyrights © 2025