Peningkatan timbulan sampah organik rumah tangga menuntut metode pengolahan yang lebih terukur, efisien, dan dapat dikendalikan. Proses pengomposan konvensional kerap gagal karena parameter lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan pH tidak berada pada rentang optimal. Penelitian ini merancang komposter otomatis berbasis Arduino Uno yang dilengkapi sensor HC-SR04, DS18B20, soil moisture, dan sensor pH untuk melakukan pemantauan real-time dan pengendalian aktuator secara otomatis. Sistem mengaktifkan motor pencacah selama 3 menit, pompa cairan tetes tebu selama 50 detik, serta pompa EM4 selama 2 detik, sebelum memasuki fase pengomposan. Sensor kelembapan mengendalikan pompa air ketika nilai di bawah 40%, dan mengaktifkan motor pengaduk saat kelembapan melebihi 60%, menjaga kondisi aerobik tetap stabil. Pengujian dilakukan pada kapasitas bahan 5 kg, dengan rentang suhu pengomposan tercatat pada 32–45°C dan pH akhir berada pada kisaran 6,5–7,2, yang sesuai untuk kompos matang. Sistem mampu mempertahankan kelembapan pada rentang ideal 40–60% serta menghasilkan kompos dalam waktu lebih cepat dibanding metode manual. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi sensor dan aktuator berbasis mikrokontroler mampu meningkatkan kestabilan proses pengomposan dan mengurangi kebutuhan intervensi operator
Copyrights © 2025