Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan cara mencegah dan mengatasi masalah burnout di dalam kehidupan para pelayan Tuhan. Metode yang digunakan adalah kualitatif, yang mencakup pengumpulan data melalui penelitian pustaka dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada beberapa Pendeta dan Penginjil juga aktivis gereja yang ada di sinode GKT. Selain itu juga dilakukan wawancara kepada beberapa dosen di STT Simpson Ungaran. Untuk memastikan validitas data, wawancara dilakukan secara mendalam untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif mengenai cara para pelayan Tuhan mencegah dan mengatasi burnout dalam pelayanan. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif dan menunjukkan bahwa burnout dapat juga dialami oleh para pelayan Tuhan. Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya antara lain rutinitas, tuntutan atau beban pelayanan yang tinggi, kelelahan fisik, lingkungan kerja yang buruk, dan merasa sendiri atau tanpa dukungan juga ketidakseimbangan antara kehidupan pribadi dan pelayanan. Untuk mengatasinya maka para pelayan Tuhan harus memiliki kehidupan spiritualitas dan kesehatan mental yang prima. oleh sebab itu para pelayan Tuhan harus meningkatkan kehidupan spiritualnya dengan melakukan disiplin rohani seperti: beribadah, berdoa, membaca dan merenungkan firman Tuhan. Selain itu para pelayan Tuhan juga harus menjaga kesehatan mental dengan menjalani kehidupan yang seimbang antara melayani dan beristirahat. Melatih pikiran tetap positif dan mencari rekan untuk bercerita bahkan bantuan profesional dalam bentuk konseling. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rujukan bagi para pelayan Tuhan agar dapat melayani tanpa mengalami burnout yang berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan.
Copyrights © 2025