Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan permasalahan yang ditemukan pada penggunaan media sosial TikTok oleh peserta didik yaitu menurunnya kosentrasi belajar, meniru konten tidak pantas, dan penggunaan secara berlebihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak positif dan negatif, serta upaya guru dalam mengatasi dampak negatif penggunaan TikTok pada peserta didik kelas V SDN 1 Kutabanjarnegara. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas VA dan VB, serta peserta didik kelas VA dan VB. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil anilisis menunjukan dampak positif yaitu (1) sebagai media pembelajaran yang menarik dan inovatif, (2) sarana menyalurkan kreativitas dan membangun kepercayaan diri, (3) mendukung interaksi sosial positif, (4) sebagai hiburan yang tidak mengganggu aktivitas belajar. Dampak negatifnya yaitu (1) menurunnya konsentrasi belajar (2) akses terhadap konten tidak pantas, (3) penggunaan secara berlebihan. Upaya guru yaitu (1) edukasi dan pemahaman bijak, (2) pemfokusan pada pembelajaran dan tugas produktif, (3) penguatan kolaborasi sekolah dan orang tua dalam mengawasi penggunaan TikTok. Berdasarkan hasil penelitian di SDN 1 Kutabanjarnegara, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial TikTok oleh peserta didik kelas V memiliki dampak positif dan negatif, tergantung pada cara penggunaanya. Dampak positifnya yaitu diantaranya sebagai media pembelajaran yang menarik dan inovatif, sara menyalurkan kreativitas dan membangun kepercayaan diri, mendukung interaksi sosial positif, serta sebagai hiburan yang tidak mengganggu aktivitas belajar. Namun terdapat juga dampak negatifnya seperti menurunnya kosentrasi belajar, meniru konten tidak pantas, dan penggunaan secara belebihan. Guru dan kepala sekolah berupaya mengatasinya dengan memberikan edukasi dan pemahaman bijak, pemfokusan pada pembelajaran dan tugas produktif serta penguatan kolaborasi dengan orang tua dalam mengawasi penggunaan Tiktok. Kesimpulannya penggunaan Tiktok dapat memberikan manfaat apabila diarahkan dengan benar oleh guru maupun orang tua.
Copyrights © 2025