Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi pascapanen jagung pada Kelompok Tani Jiwa Baru Borong Kanang, Desa Bontolangkasa Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. Mitra merupakan kelompok tani produktif yang berperan penting dalam penyediaan hasil pertanian berbasis jagung di wilayah tersebut. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya efisiensi proses pengolahan pascapanen, terutama pada tahap pemipilan, penggilingan dan penepungan jagung yang masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu lama dan tenaga kerja yang besar. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya nilai ekonomi produk dan keterbatasan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar lokal. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemipil, penggiling dan penepunga jagung berbahan bakar gas LPG yang ramah lingkungan, disertai pelatihan teknis operasional dan perawatan alat kepada anggota kelompok. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan dan uji coba alat, pelatihan penggunaan dan perawatan, serta pendampingan operasional secara intensif hingga mitra mampu mengoperasikan alat secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu kerja hingga 60%, peningkatan kapasitas produksi sebesar dua kali lipat dibandingkan metode manual, serta peningkatan keterampilan teknis anggota kelompok dalam mengelola alat dan hasil produksi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya sistem produksi berkelanjutan yang mendukung pengembangan usaha tani berbasis inovasi teknologi. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna yang disertai pelatihan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan nilai tambah, daya saing produk jagung, serta kemandirian kelompok tani di tingkat akar rumput. Kata Kunci: Teknologi tepat guna, pengolahan jagung, efisiensi produksi, kelompok tani, pemberdayaan masyarakat
Copyrights © 2025