Seri FilsafatTeologi Widya Sasana
Vol. 35 No. 34 (2025)

Mindless Scrolling dalam Perspektif Filsafat Sartre sebagai Wujud Bad Faith

Prasetyo Widi , Christophorus Rinovan (Unknown)
Prasetyo, Matias rico Adi (Unknown)
kevin Kurniawan, Paulus (Unknown)
Khong Wing, Benny Phang (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Nov 2025

Abstract

Fenomena mindless scrolling atau kebiasaan menggulir media sosial secara pasif tanpa tujuan menjadi ciri khas kehidupan digital masa kini. Kebiasaan ini bukan hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga mencerminkan persoalan eksistensial yang lebih dalam. Artikel ini menganalisis mindless scrolling sebagai bentuk bad faith dalam perspektif filsafat eksistensialis Jean- Paul Sartre. Sartre memandang bad faith sebagai penipuan diri, yaitu tindakan individu yang menyangkal kebebasannya dengan menyalahkan kekuatan eksternal atau larut dalam peran sosial. Dalam konteks digital, mindless scrolling dipahami sebagai mekanisme pelarian dari kecemasan eksistensial dan tanggung jawab untuk hidup secara otentik. Meskipun teknologi berperan dalam membentuk kebiasaan ini, Sartre menekankan bahwa manusia tetap memiliki kebebasan untuk memilih dan bertindak. Dengan demikian, kebiasaan ini tidak semata-mata disebabkan oleh desain algoritmik, tetapi juga oleh kecenderungan manusia untuk menghindari refleksi diri. Kajian ini menunjukkan bahwa untuk keluar dari bad faith digital, dibutuhkan kesadaran akan kebebasan eksistensial dan keberanian untuk mengambil tanggung jawab atas waktu dan perhatian. Refleksi filosofis ini diharapkan memperkaya pendekatan terhadap literasi digital dan etika penggunaan teknologi

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

serifilsafat

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Seri Filsafat Teologi Widya Sasana focuses on philosophical and theological studies based on both literary and field researches. The emphasis of study is on systematic attempt of exploring seeds of Indonesian philosophy as well as contextualization and inculturation of theology in ...