Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model literasi sastra berbasis budaya lokal di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara mahasiswa dan generasi muda berinteraksi dengan teks sastra, sehingga diperlukan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Budaya lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas bangsa mulai terpinggirkan karena dominasi budaya populer global. Oleh karena itu, literasi sastra berbasis budaya lokal perlu diintegrasikan ke dalam pembelajaran dengan memanfaatkan media digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (RD) dengan mengadaptasi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sastra lokal ke dalam platform digital mampu meningkatkan minat baca, apresiasi sastra, serta keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara literasi digital, literasi sastra, dan pelestarian budaya lokal dalam pendidikan. Dengan demikian, model ini diharapkan menjadi strategi efektif untuk memperkuat literasi sastra berbasis budaya lokal di era digital.
Copyrights © 2025