Perkembangan teknologi informasi yang pesat membawa tantangan besar dalam menjaga keamanan dan privasi data pengguna. Kasus kebocoran data yang dialami SK Telecom, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Korea Selatan, mengungkap pelanggaran serius terhadap etika profesional di bidang teknologi informasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran etika dan keamanan data yang terjadi dengan menggunakan kerangka kerja ACM Code of Ethics dan standar ISO/IEC 27001 sebagai dasar evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui analisis dokumen resmi, laporan investigasi, dan sumber media terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan SK Telecom dalam mengimplementasikan praktik keamanan informasi yang memadai serta kurangnya transparansi dan akuntabilitas telah menyebabkan kebocoran data besar-besaran yang berdampak pada hilangnya kepercayaan publik. Studi ini merekomendasikan peningkatan kesadaran etika di kalangan profesional TI, penerapan kebijakan keamanan data yang lebih ketat, serta penguatan mekanisme audit dan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Copyrights © 2025