Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Komisariat Cipanas mengenai penanganan cedera olahraga dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik proportionate random sampling, melibatkan 218 siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Dari 40 butir pernyataan awal, 33 butir dinyatakan valid, dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,92 yang menunjukkan tingkat keandalan tinggi. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat pengetahuan siswa terhadap penanganan cedera olahraga berada pada kategori memadai dengan nilai rata-rata 62,79. Sebanyak 75% siswa termasuk dalam kategori tinggi dan sangat tinggi, sedangkan 25% sisanya berada pada kategori rendah dan sangat rendah. Pada aspek pencegahan cedera, siswa menunjukkan pengetahuan tinggi (rata-rata 7,89); pada aspek penanganan cedera, siswa memperoleh hasil terbaik (rata-rata 8,46); sedangkan pada aspek perawatan cedera, hasilnya relatif rendah (rata-rata 4,36). Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa telah memahami konsep dasar pencegahan dan penanganan cedera, namun pemahaman terhadap perawatan pasca-cedera masih perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2025