Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis praktik pemberian nama dalam Islam dari perspektif Pendidikan Agama Islam serta implikasinya terhadap pembentukan karakter anak. Pemberian nama dalam Islam bukan sekadar penanda identitas pribadi, tetapi juga merupakan sarana penanaman nilai-nilai moral dan spiritual yang memengaruhi perkembangan kepribadian anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan, dengan memanfaatkan literatur klasik dan kontemporer, termasuk tafsir Al-Qur’an, kumpulan hadis, karya ilmiah para ulama, serta penelitian-penelitian terbaru yang berkaitan dengan pemberian nama dalam Islam dan pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang nama sebagai simbol doa dan harapan yang mengandung nilai keimanan, akhlak, serta visi kehidupan seorang Muslim. Nama yang bermakna baik dan luhur berfungsi sebagai sarana internalisasi nilai-nilai tauhid, etika, dan tanggung jawab moral sejak usia dini. Sebaliknya, mengabaikan makna religius dalam pemberian nama dapat mengaburkan identitas spiritual seorang anak. Oleh karena itu, pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membimbing orang tua agar memahami dimensi etis dan pedagogis dari pemberian nama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses pemberian nama anak merupakan bagian integral dari pendidikan karakter dalam Islam yang harus dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2025