Tari Rudat, tarian Islam tradisional dari Lombok Utara (KLU), merupakan artefak budaya yang unik memadukan gerakan bela diri dengan lantunan religius (shalawat). Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai moral (akhlak) yang tertanam dalam tradisi Tari Rudat dan menganalisis potensinya sebagai media pendidikan karakter. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis konten terhadap elemen-elemen semiotiknya, penelitian ini mengidentifikasi beberapa prinsip moral inti: disiplin, kolektivitas (ukhuwah), kerendahan hati (tawadhu), dan pengabdian (dzikr). Gerakan ritmis, yang sering dilakukan oleh kelompok laki-laki dalam formasi serempak, melambangkan persatuan dan kepatuhan pada prinsip-prinsip agama. Lebih lanjut, musik dan puisi pengiringnya, yang terutama berisi doa dan pujian kepada Nabi Muhammad, berfungsi sebagai sumber bimbingan spiritual dan moral yang berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa Tari Rudat bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi sistem budaya hidup yang secara aktif mentransmisikan karakter moral Islam, menawarkan sumber yang berharga, terlokalisasi, dan kaya konteks untuk penguatan pendidikan akhlak di masyarakat.
Copyrights © 2025