Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap perilaku membolos siswa di SMP Negeri 19 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa yang orang tuanya bercerai (IZL, ZA, dan PSP). serta didukung dengan informan guru Bimbingan Konseling (BK) dan teman dekat serta orangtua. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian orang tua berdampak signifikan terhadap perilaku membolos siswa. Faktor utama yang memengaruhi antara lain kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tua, kondisi ekonomi keluarga yang menurun, serta perasaan tertekan dan kehilangan motivasi belajar. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dari pihak sekolah, guru BK, dan lingkungan sosial untuk memberikan perhatian serta dukungan agar siswa tetap termotivasi dalam pendidikan meskipun menghadapi permasalahan keluarga.
Copyrights © 2025