Studi ini mengkaji dampak literasi keuangan, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, dan fear of missing out (FoMO) terhadap adopsi platform pinjaman peer-to-peer di kalangan Generasi Z di Bandar Lampung. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui survei daring yang disebarkan via media sosial, dengan sampel terdiri dari 100 responden Generasi Z di Bandar Lampung. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS. Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan, persepsi kemudahan, dan FoMO memiliki arah hubungan positif yang signifikan terhadap penggunaan platform pinjaman peer-to-peer. Sebaliknya, persepsi risiko menunjukkan arah hubungan negatif yang signifikan. Hasil ini memberikan wawasan berharga tentang faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi keuangan di kalangan generasi muda, dengan implikasi potensial bagi pengembangan dan pemasaran layanan keuangan digital
Copyrights © 2024