Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemandirian anak usia 4–5 tahun melalui pendekatan ethnobotany di TK Muslimat NU 7 Wonorejo. Kegiatan dilakukan dalam dua siklus dengan melibatkan anak secara langsung dalam pengenalan tanaman lokal, penanaman, perawatan, hingga pengolahan menjadi produk sederhana. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kemandirian, seperti kemampuan menyiram tanaman, mencabut rumput, hingga berinisiatif dalam aktivitas kelompok. Temuan ini didukung oleh teori perkembangan Erikson serta teori ethnobotany Martin yang menekankan pentingnya hubungan anak dengan lingkungan dan budaya lokal. Pendekatan ethnobotany terbukti efektif dan menyenangkan untuk menumbuhkan nilai kemandirian anak. Disarankan agar PAUD menerapkan strategi ini secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah dan keterlibatan orang tua. Studi ini juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut dalam aspek perkembangan anak lainnya.
Copyrights © 2025