Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kandungan bahan organik, BETN, dan tanin buah semu jambu mete sebagai pakan ternak babi dan telah dilakukan pada bulan Desember 2024 hingga April 2025 di Desa Ratulodong dan Laboratorium Universitas Hasanuddin menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pola faktorial 3x2, terdiri dari faktor dusun (dusun 2, 4, dan 5) dan warna (kuning dan merah), serta uji lanjut dengan uji Duncan dan bantuan SAS University. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa interaksi antara dusun dan warna berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan bahan organik dan BETN namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap tanin. Interaksi terbaik terdapat pada buah semu jambu mete berwarna kuning yang ditanam di Dusun 2. Kandungan bahan organik dan BETN pada dusun yang berbeda juga berpengaruh sangat nyata (P<0,01), dengan rata-rata tertinggi pada Dusun 2. Kadar tanin antar dusun berbeda nyata (P<0,05), dengan rata-rata lebih rendah pada Dusun 5 Warna buah semu jambu mete juga berpengaruh sangat nyata (P<0,01), dengan kandungan bahan organik dan BETN tertinggi pada buah berwarna kuning. Disimpulkan bahwa interaksi terbaik antara loaksi dusun 2 dengan buah berwarna kuning menghasilkan kadar bahan organik dan BETN terbaik dan perlu pengolahan lebih lanjut untuk menurunkan kadar tanin sebelum digunakan sebagai pakan ternak babi.
Copyrights © 2025