Stres merupakan gangguan psikologis yang sering di alami mahasiswa, terutama pada masa transisi keperguruan tinggi. Mahasiswa keperawatan tahun pertama rentan mengalami stress akibat penyesuaian dengan sistem akademik yang padat dan tuntutan praktikum yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress mahasiswa keperawatan tahun pertama di Universitas Negeri Gorontalo. Metode yang digunakan adalah desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 105 mahasiswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2025 di Jurusan Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (69,5%) mengalami stress sedang, sementara 30,5% lainnya mengalami stress berat. Hal ini menunjukkan adanya tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik yang baru dan tuntutan praktikum yang tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya perhatian terhadap psikologis mahasiswa, terutama pada tahun pertama. Oleh karena itu, pengembangan program pendampingan psikologis, pelatihan manajemen stres, serta komunikasi antara dosen dan mahasiswa sangat diperlukan untuk mendukung pengelolaan stress secara efektif. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi stress mahasiswa dan efektivitas intervensi yang diterapkan dalam mengurangi tingkat stres.
Copyrights © 2025