Perilaku seks bebas remaja menjadi masalah sosial yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kalangan pelajar. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku tersebut adalah pola asuh orang tua. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh model dan dimensi pola asuh orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja SMK Negeri 2 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 175 siswa kelas XI diambil dengan teknik proportional simple random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan model pola asuh orang tua berpengaruh signifikan terhadap perilaku seks bebas (p = 0,005), di mana pola asuh demokratis cenderung mencegah perilaku menyimpang, sedangkan pola asuh permisif, abai, dan otoriter berkaitan dengan tingginya perilaku seks bebas. Dimensi pola asuh menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,043), dengan dimensi tingkah laku memiliki proporsi tertinggi. Sebanyak 69,7% responden diketahui pernah melakukan perilaku seks bebas. Simpulan bahwa intervensi berbasis keluarga dalam meningkatkan pola asuh yang sehat perlu dilakukan untuk mencegah perilaku seksual berisiko di kalangan remaja. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian mendalam terkait faktor pengaruh latar belakang orang tua.
Copyrights © 2025