Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi pada saham-saham perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) menggunakan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM). CAPM digunakan untuk mengevaluasi tingkat pengembalian yang diharapkan dari saham-saham tersebut dengan mempertimbangkan risiko pasar, yang diukur melalui beta, serta tingkat pengembalian bebas risiko dan premi risiko pasar. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga saham harian, tingkat suku bunga bebas risiko, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai representasi pasar. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 14 emiten saham pada sub sektor otomotif, memperlihatkan hasil di mana keseluruhan saham pada perusahaan tersebut termasuk dalam kelompok “tidak efisien”. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat pengembalian individu yang lebih kecil daripada tingkat pengembalian yang diharapkan [(Ri) < E(Ri)]. Atas dasar itulah, maka keputusan investasi yang direkomendasikan adalah dengan menjual saham-saham pada perusahaan otomotif tersebut karena saham-saham tersebut tidak memberikan return yang sebanding dengan risiko yang diambil oleh investor.
Copyrights © 2025