Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Synergizing QCC and PDCA Approaches to Foster Kaizen Practices in Wingbox Production at Karoseri Sumasto, Fredy; Syaeful, Muhamad Eryl Saputra; Solih, Edwin Sahrial; Suroso, Finna; Paramita, Astriyani Sandya
IJIEM - Indonesian Journal of Industrial Engineering and Management Vol 5, No 2: June 2024
Publisher : Program Pascasarjana Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijiem.v5i2.22816

Abstract

This research applies the Quality Control Circle (QCC) method and the PDCA (Plan-Do-Check-Action) approach to overcome problems in hydraulic cylinder bracket mounts in a manufacturing company. At the "Plan" stage, a defect classification analysis, matrix diagram for problem classification, analysis of existing conditions, setting quality, cost, and morale targets, as well as Why-Why and 5W+1H analysis were conducted. At the "Do" stage, the cylinder bracket mounts was redesigned using UNP 5.4 material as a solution to the existing problems. At the "Check" stage, measurements of the improvement results were made to ensure the achievement of the planned targets, including the reduction of damage frequency and repair costs. The results of overcoming the problem of broken hydraulic cylinder bracket mounts showed a decrease in complaints during the 2-month period after implementation. The application of the QCC method and PDCA approach not only effectively addressed the problem, but also increased customer confidence, company sustainability, and worker morale. The next step is “Action” stage to ensure process continuity by standardizing through the creation of operation standards for the manufacture and installation of hydraulic cylinder bracket mounts. As a result, the material change from SPHC 6.0 to UNP 5.4 successfully resolved the damage problem and eliminated complaints within two months after implementation. After implementation, the company can reduce the cost expense of repair by IDR 1,413,510. This success had a positive impact on customer confidence, cost efficiency, and worker morale.
Analisis Kelayakan Investasi pada Saham Industri Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Merdiyanti, Angelia; Paramita, Astriyani Sandya; Rohman, Gilang Nur; Kasduni, Kasduni
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 8 No. 6 (2025): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v8i6.54703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi pada saham-saham perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) menggunakan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM). CAPM digunakan untuk mengevaluasi tingkat pengembalian yang diharapkan dari saham-saham tersebut dengan mempertimbangkan risiko pasar, yang diukur melalui beta, serta tingkat pengembalian bebas risiko dan premi risiko pasar. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga saham harian, tingkat suku bunga bebas risiko, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai representasi pasar. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 14 emiten saham pada sub sektor otomotif, memperlihatkan hasil di mana keseluruhan saham pada perusahaan tersebut termasuk dalam kelompok “tidak efisien”. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat pengembalian individu yang lebih kecil daripada tingkat pengembalian yang diharapkan [(Ri) < E(Ri)]. Atas dasar itulah, maka keputusan investasi yang direkomendasikan adalah dengan menjual saham-saham pada perusahaan otomotif tersebut karena saham-saham tersebut tidak memberikan return yang sebanding dengan risiko yang diambil oleh investor.
Sistem Pendukung Keputusan Smart Leasing Value Asset dengan Perhitungan NPV dan NAL Berbasis Website Sibuea, Febry P J; Paramita, Astriyani Sandya
Bulletin of Computer Science Research Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bulletincsr.v6i1.897

Abstract

The process of evaluating the feasibility of asset financing in business organizations is often carried out manually, making it prone to calculation errors, data inconsistencies, and delays in decision-making. This condition creates the need for a system capable of providing structured and objective analysis, particularly in determining whether an asset is more feasible to buy or lease. This study aims to develop a Smart Leasing Value Asset Decision Support System that integrates two financial analysis methods: Net Present Value (NPV) to calculate the present value of future cash flows and Net Advantage to Lease (NAL) to compare the economic benefits of purchasing and leasing an asset. The development method used is Rapid Application Development, which allows for rapid system development through a prototype approach and active user involvement. The implementation results show that the tested asset has a positive NPV value, thus being considered feasible, while a negative NAL value indicates that the purchase option is more profitable than leasing. These findings prove that the system is capable of producing accurate calculations, consistent with manual calculations, and effective in improving the speed and quality of decision-making. This system has the potential for further development by adding sensitivity analysis and real-time financial data integration.
Evaluasi Risiko Kedisiplinan Karyawan pada PT XYZ Paramita, Astriyani Sandya; Laraswati; Delyuzar, Raissa Arham
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v9i2.58807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko kedisiplinan karyawan pada PT XYZ menggunakan metode FMEA. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya tingkat keterlambatan karyawan di PT XYZ yang mengakibatkan hilangnya jam kerja produktif pada kategori keterlambatan yang menunjukkan adanya risiko kedisiplinan karyawan, sehingga berdampak langsung pada pencapaian target produksi perusahaan. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus analisis terhadap risiko kedisiplinan karyawan yang berkaitan dengan keterlambatan kehadiran kerja menggunakan pendekatan manajemen risiko, yang belum banyak dikaji secara spesifik pada industri otomotif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yaitu melibatkan enam orang karyawan pada Departemen Human Capital General Affair sebagai responden yang memiliki pemahaman langsung terhadap pengelolaan kehadiran dan kedisiplinan karyawan. Metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi potensi mode kegagalan dalam sistem kedisiplinan karyawan, khususnya pada proses pencatatan kehadiran. Setiap risiko dinilai berdasarkan tiga parameter utama, yaitu tingkat keparahan dampak (severity), tingkat kemungkinan terjadinya (occurrence), dan tingkat kemampuan deteksi (detection). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas absensi yang tidak efektif merupakan risiko paling dominan, dengan nilai severity sebesar 10, occurrence sebesar 9, dan detection sebesar 8. Kombinasi ketiga parameter tersebut menghasilkan nilai Risk Priority Number (RPN) sebesar 720, yang termasuk dalam kategori risiko ekstrem.