Tingginya jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali belum sepenuhnya diikuti dengan optimalisasi dalam pemungutan retribusi wisatawan asing (Foreign Tourist Levy). Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Bali untuk berinovasi melalui pengembangan aplikasi Love Bali sebagai bentuk penerapan konsep E-Government di sektor pariwisata. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas dalam proses pengelolaan pungutan retribusi secara digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana penerapan E-Government melalui aplikasi Love Bali mampu mendukung tata kelola pemungutan retribusi wisatawan asing di Provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta dokumentasi terhadap Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan pihak-pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Love Bali telah berjalan efektif sebagai sarana pembayaran digital bagi wisatawan asing. Aplikasi ini mempermudah proses administrasi, mempercepat pencatatan transaksi, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana retribusi. Selain itu, keberadaan aplikasi Love Bali mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pariwisata. Implementasi sistem ini juga menjadi bukti nyata transformasi digital pemerintahan daerah menuju tata kelola yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, Love Bali berkontribusi signifikan dalam mewujudkan pariwisata Bali yang transparan, tertib, dan berdaya saing global.
Copyrights © 2026