Program Sekolah Alam Bahasa Inggris yang berlangsung di Desa Wisata Bambu, Jetis, Sleman dirancang untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak melalui pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan alam sekitarnya. Desa ini memiliki potensi sebagai tujuan wisata pendidikan, walaupun masih menghadapi tantangan dalam kesiapan sumber daya manusia, terutama terkait kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris. Dengan melakukan eksplorasi lingkungan dan bermain dengan aktivitas edukatif, anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan sesuai konteks. Partisipasi masyarakat serta dukungan dari fasilitator lokal sangat berkontribusi pada keberhasilan program ini. Metode pengajaran juga disesuaikan dengan berbagai gaya belajar seperti visual, auditori, membaca/menulis, dan kinestetik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya minat tinggi di kalangan orang tua serta peningkatan rasa percaya diri anak dalam menggunakan bahasa Inggris. Orang tua pun memberikan masukan agar ditambahkan kegiatan edukatif lain serta keikutsertaan komunitas. Program ini tidak hanya memperbaiki kemampuan berbahasa Inggris peserta tapi juga menciptakan peluang untuk keberlanjutan melalui pengembangan kader lokal dan cara belajar berbasis komunitas.
Copyrights © 2025