Generasi Z di Indonesia menghadapi krisis kesehatan mental yang serius akibat tekanan algoritma digital, dengan lebih dari 37% mengalami gejala gangguan mental dan 75% berisiko mengalami burnout sebelum usia 30 tahun. Algoritma media sosial yang dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan pengguna menciptakan berbagai masalah psikologis seperti kecemasan, depresi, FOMO (Fear of Missing Out), dan komparasi sosial yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model intervensi psikospiritual berbasis tafsir Al-Qur'an yang secara spesifik dirancang untuk membantu Generasi Z mengatasi tekanan algoritma digital. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik), penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan dengan kesehatan mental melalui rujukan pada Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Azhar karya Hamka, dan Tafsir Fi Zhilalil Qur'an karya Sayyid Quthb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an menawarkan kerangka terapeutik yang komprehensif melalui lima pilar utama: dzikir, tawakkal, sabr, syukur, dan muraqabah. Dzikir berfungsi sebagai detoks spiritual yang memutus siklus ketergantungan pada validasi digital; tawakkal mengatasi kecemasan berlebihan dan FOMO; sabr membangun resiliensi mental menghadapi tekanan digital jangka panjang; syukur menjadi antitesis dari perbandingan sosial negatif; dan muraqabah membentuk kontrol internal terhadap perilaku digital. Validasi empiris dari berbagai penelitian menunjukkan efektivitas intervensi berbasis spiritualitas Islam, di mana kombinasi digital detox dengan praktik dzikir terbukti mengurangi kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki fokus mental. Model intervensi ini memiliki keunggulan kontekstual untuk masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim dan menawarkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, behavioral, dan spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani khazanah tafsir klasik-kontemporer dengan tantangan kesehatan mental era digital, serta membuka jalan baru bagi pengembangan intervensi kesehatan mental berbasis nilai spiritual Islam yang ilmiah, aplikatif, dan transformatif bagi Generasi Z.
Copyrights © 2023