Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada transformasi peran ibu rumah tangga menjadi womenpreneur melalui pendekatan holistik berbasis sumber daya lokal di Desa Bangah, Sidoarjo. Urgensi program ini dilatarbelakangi oleh kerapuhan struktural yang dihadapi womenpreneur pedesaan, yakni eksklusi finansial, kesenjangan literasi digital, dan beban ganda domestik-bisnis, yang membutuhkan intervensi segera untuk mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga dan kesetaraan gender. Metode yang digunakan adalah model lecture-demonstration-discussion (LDD) yang dimodifikasi, dilaksanakan dalam empat fase: asesmen baseline, pemaparan interaktif, simulasi "Usaha dari Dapur", dan brainstorming terstruktur. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep kewirausahaan dan kemampuan praktis peserta. Inovasi utama yang dihasilkan meliputi kemasan ramah lingkungan dari daun pisang, model "Arisan Usaha" sebagai pembiayaan alternatif, grup WhatsApp untuk pemasaran kolaboratif, serta pendirian tiga unit usaha baru. Dampak transformatif program ini tercermin dari pergeseran identitas perempuan dari sekadar ibu rumah tangga menjadi penggerak ekonomi desa yang mandiri.
Copyrights © 2025