Epistemologi Bayani merupakan salah satu pendekatan utama dalam tradisi pemikiran Islam yang menekankan teks, terutama Al-Qur’an dan Hadis, sebagai sumber utama pengetahuan. Pendekatan ini berkembangsejak era klasik Islam dan mengandalkan metode tekstual serta deduktif dalam memahami ajaran agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep epistemologi Bayani serta relevansinya di era kontemporer, khususnya dalam konteks pendidikan Islam dan tantangan intelektual modern. Epistemologi Bayani berperan penting dalam menjaga otentisitas ajaran agama dan membentuk moralitas serta karakter Islami peserta didik. Namun, pendekatan ini seringdikritik karena dianggap kaku dan kurang responsif terhadap perubahan sosial serta perkembangan ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini juga mengeksplorasi kemungkinan kontekstualisasi dan integrasi epistemologi Bayani dengan pendekatan lain seperti Burhani (rasional) dan Irfani (mistik) guna menjawab tantangan-tantangan masa kini. Sinergi antara ketiga pendekatan ini diharapkan dapat membentuk pemahaman Islam yang lebih holistik, dinamis, dan relevan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya wacana intelektual Islam melalui perspektif yang lebih integratif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Copyrights © 2025