Kemajuan teknologi digital telah merubah cara masyarakat, termasuk mahasiswa dalam berinteraksi dan berpartisipasi dalam politik. Namun, kemudahan akses informasi seringkali tidak diimbangi dengan kemampuan untuk memastikan kebenarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa FISIP Universitas Jember mengenai pentingnya literasi politik di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dari beberapa sumber daring dan survei secara daring pada mahasiswa FISIP angkatan 2024 dan 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memahami pentingnya literasi politik untuk menghadapi arus informasi digital dan mencegah hoax. Tantangan utama yang ditemukan adalah rendahnya literasi dan kemampuan berpikir kritis serta pengaruh algoritma media sosial yang dapat mempersempit wawasan politik. Oleh karena itu, peningkatan literasi politik dan media di perguruan tinggi menjadi penting untuk membentuk generasi muda yang kritis dan bertanggung jawab di ruang digital.
Copyrights © 2025