Fenomena kepercayaan terhadap kekuatan mistis dan peran dukun sebagaiperantara dunia gaib masih kuat dalam masyarakat Indonesia, khususnya di wilayahpedalaman. Artikel ini bertujuan untuk mengkritik praktik tipu daya yang dilakukan olehdukun dengan memanfaatkan seni diorama sebagai medium ekspresi visual. Karya yangdihasilkan menghadirkan narasi dua sisi: bagian depan menampilkan citra mistis seorangdukun dengan berbagai objek simbolik, sementara bagian belakang mengungkapkanrealitas manipulatif di mana informasi diperoleh melalui riset dan teknologi, bukankekuatan gaib. Pendekatan ini menggabungkan kritik sosial, simbolisme, dan psikologikolektif melalui figur art toys dan skala miniatur. Dengan mengangkat ironi visual danmemanfaatkan media diorama, karya ini diharapkan dapat membuka ruang refleksiterhadap logika mistika serta menjadi bentuk alternatif penyampaian pesan kritis melaluiseni rupa kontemporer.Kata kunci: art toys, diorama, dukun, kritik sosial, mistisisme
Copyrights © 2025