Pengkaryaan tugas akhir ini merepresentasikan proses penerimaan danpemaafan seorang anak terhadap pola asuh orang tua yang ia terima sejak kecil.Meskipun mengalami luka emosional sang anak perlahan menyadari latar belakangserta alasan di balik perlakuan orang tuanya. Karya ini menampilkan pengulangan(looping) beberapa adegan keseharian seperti makan bersama, memasak, yangmemiliki makna simbolik atau metafora secara sederhana. Setiap pengulanganmenggambarkan tiga fase emosi yang dialami anak: sedih, kecewa dan amarah,hingga akhirnya tersenyum karena telah memaafkan. Proses tersebut merujuk padatahapan uncovering phase, decision phase, dan work phase dalam teori forgiveness.The Unseen Scars dikemas dalam bentuk film eksperimental, sebuah bentuk karyayang tidak terikat alur cerita linear maupun struktur narasi konvensional.Melalui pendekatan ini, karya lebih menekankan pada ekspresi visual, atmosferemosional, dan simbolisasi makna serta suara untuk menyampaikan pesan batinyang bersifat personal. Tugas akhir ini bertujuan meningkatkan kesadaran akanpentingnya afeksi positif dari orang tua, serta mengajak penonton untukmerenungkan dampak pengasuhan terhadap tumbuh kembang anak.Kata kunci : Pola Asuh, Afeksi, Memaafkan, Film Eksperimental
Copyrights © 2025