Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan remaja Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan dalam memproduksi konten dakwah pendek dengan memanfaatkan teknologi yang sudah mereka miliki, yaitu smartphone. Program ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemetaan, penguatan, dan pemanfaatan aset-aset lokal, seperti ketersediaan smartphone, minat besar remaja terhadap media sosial, serta semangat keagamaan yang kuat di lingkungan desa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 31 Agustus 2025 dan diikuti oleh 21 remaja, yang terlibat secara aktif dalam sesi materi, praktik produksi konten, dan publikasi di platform digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan produksi dakwah digital, di mana skor rata-rata peserta meningkat dari 38,5 menjadi 86,7, atau naik sebesar 125,2%, setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, sebanyak 100% peserta berhasil mengunggah konten dakwah pendek berkualitas pada hari pelatihan, menunjukkan efektivitas metode pembelajaran berbasis praktik langsung. Pendekatan ABCD dalam kegiatan ini terbukti relevan dan efektif karena mampu mengoptimalkan potensi internal masyarakat tanpa ketergantungan pada pendanaan eksternal yang besar, sehingga lebih berkelanjutan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menegaskan bahwa pelatihan singkat namun intensif, terutama yang menggabungkan praktik langsung, dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan literasi dakwah digital di kalangan remaja pedesaan.
Copyrights © 2025