Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi wawancara untuk melihat bagaimana prosesnya berjalan dan dampaknya terhadap sikap serta perilaku siswa. Hasil menunjukkan bahwa dengan menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama melalui kegiatan praktik dan kerja kelompok dalam pembelajaran IPA, bisa membuat siswa lebih percaya diri, berani, dan bertanggung jawab. Guru berperan sebagai contoh dan pemandu dalam proses ini. Kendala yang sering muncul adalah perbedaan kemampuan dan tingkat kepercayaan diri siswa, termasuk anak yang memiliki kebutuhan khusus (ABK). Penerapan pendidikan karakter berbasis IPA membantu meningkatkan kesadaran sosial dan religius siswa, serta menjadikan suasana belajar lebih aktif dan positif. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa penting untuk mengintegrasikan nilai karakter dalam proses belajar mengajar agar bisa mendukung pertumbuhan seluruh aspek peserta didik dan membentuk generasi yang berakhlak tinggi serta bertanggung jawab.
Copyrights © 2025