Media sosial dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran untuk mengakses materi, berdiskusi, dan berkolaborasi sehingga pola belajar lebih efektif, konsentrasi terjaga, tugas selesai tepat waktu, dan kualitas belajar meningkat. Namun fenomenanya media sosial lebih sering digunakan siswa untuk hiburan, menyebabkan pola belajar menurun, konsentrasi terganggu, serta keterlambatan tugas. Meskipun guru berupaya memanfaatkannya melalui WhatsApp, YouTube, dan Google Form, penggunaannya belum efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap pola belajar siswa, mengidentifikasi pemanfaatan guru, kendala, serta merumuskan strategi peningkatan efektivitas belajar. Hasil penilitian menunjukan bahwa penggunaan media sosial terhadap efektivitas pola belajar siswa di SMP Santo Andreas Lauran Kabupaten Kepulauan Tanimbar sangat tinggi dan telah menjadi bagian dari aktivitas harian siswa. Meskipun media sosial berpotensi dimanfaatkan untuk pembelajaran, namun kenyataannya siswa lebih sering menggunakan untuk hiburan. Hal ini ditandai dengan efektivitas pola belajar siswa yang cenderung menurun akibat penggunaan media sosial yang tidak terkontrol. Siswa menjadi kurang fokus, sering menunda tugas, dan terbiasa belajar sambil membuka media sosial sehingga mengganggu konsentrasi serta mengurangi kualitas proses belajar. Upaya guru SMP Santo Andreas Lauran Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam memanfaatkan media sosial agar pola belajar siswa menjadi lebih efektif diantranya penggunaan media sosial seperti WhatsApp Group sebagai sarana komunikasi dan penyampaian materi, YouTube untuk pembelajaran berbasis video yang mendukung gaya belajar visual dan auditori, serta Google Form dan tugas-tugas berbasis media sosial untuk meningkatkan keterlibatan dan kreativitas siswa. Meskipun upaya yang dilakukan guru bertujuan untuk menjadikan media sosial sebagai alat bantu belajar siswa, namun pada praktiknya belum cukup efektif. Hal ini dapat dilihat pada penggunaan media sosial yang tidak terkontrol sehingga siswa lebih sering menggunakannya sebagai hiburan.
Copyrights © 2025