ASI merupakan makanan utama dan terbaik bagi bayi yang bersifat alamiah. ASI mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Hal yang penting bagi pertumbuhan bagi bayi dan anak adalah nutrisi sebagai pondasi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Cakupan pemberian ASI Eksklusif pada Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa yaitu adalah 36,25%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi dan durasi menyusui pada bayi. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah desain pra-eksperimental dengan pendekatan one grup pretest postest. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel berjumlah 15 responden. Analisa data dengan menggunakan uji wilcoxon test. Hasil Penelitian menunjukkan pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi dan durasi menyusui pada bayi. Didapatkan hasil nilai uji signifikansi nilai p-value yang diperoleh melalui uji wilcoxon test yaitu menunjukkan hasil pada frekuensi sebelum dan sesudah diberi pijat dengan nilai P value=0,001
JHQD merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia dengan fokus antara lain: Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Epidemiologi Kesehatan, Biostatistika, Kesehatan Reproduksi, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3), ...