Perbankan modern menghadapi tantangan besar dalam menjaga kinerja keuangan sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan tuntutan sosial. Dalam konteks ini, Sistem Informasi Strategis (SIS) dan manajemen insentif menjadi faktor penting yang menentukan efektivitas dan keberlanjutan lembaga keuangan, baik konvensional maupun syariah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep dasar serta membandingkan penerapan sistem informasi strategis dan manajemen insentif pada perbankan konvensional dan perbankan syariah. Kajian dilakukan melalui pendekatan studi literatur yang meninjau berbagai penelitian terdahulu dari jurnal nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada bank konvensional, sistem informasi strategis digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, analisis pasar, dan profitabilitas, sedangkan pada bank syariah sistem tersebut juga diarahkan untuk mendukung kepatuhan syariah dan transparansi pelaporan sosial. Di sisi lain, manajemen insentif pada bank konvensional lebih berorientasi pada pencapaian target finansial, sementara pada bank syariah berfokus pada keseimbangan antara kinerja ekonomi dan moral berdasarkan prinsip maqashid syariah. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi antara teknologi informasi strategis, sistem insentif yang etis, serta mekanisme pengukuran kinerja yang mencerminkan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam industri perbankan Islam modern
Copyrights © 2025