Penelitian ini berfokus untuk menganalisis fluktuasi harga beras di Indonesia sepanjang tahun 2024 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan statistik deskriptif, melalui analisis data sekunder dari BPS, BULOG, dan Bank Indonesia. Ukuran statistik seperti mean, median, deviasi standar, dan persentase perubahan digunakan untuk menggambarkan tren harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga beras mengalami penurunan signifikan selama musim panen raya (April-Juni) dan meningkat tajam pada akhir tahun (Oktober-Desember). Faktor utama yang memengaruhi harga antara lain produksi, musim tanam,inflasi, kebijakan impor, serta fenomena El Nino. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya interverensi kebijakan yang lebi adaptif dan responsif, seperti optimalisasi cadangan pangan, peningkatan produksi domestik dan perbaikan distribusi. Kebaruan pada penelitian ini terletak pada analisis deskriptif yang terintegrasi dengan teori ekonomi makro dan iklim, yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai dinamika harga beras di tengah ketidakpastian global dan domestik,. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pangan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025