Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fasilitas Kantor (X1) dan Budaya Organisasi (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y), serta menilai peran variabel Kemandirian sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif dan asosiatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, dan data dianalisis menggunakan program SPSS versi 29. Uji parsial (t-test), uji simultan (ANOVA), serta analisis jalur (path analysis) dilakukan untuk mengukur pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa Fasilitas Kantor berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (thitung = 21,852 > ttabel = 1,99; sig. 0,000), dan Budaya Organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (thitung = 18,793 > ttabel = 1,998; sig. 0,000). Uji simultan menunjukkan nilai Fhitung sebesar 280,759 > Ftabel 2,4 dengan signifikansi 0,000, yang berarti kedua variabel berpengaruh secara bersama-sama terhadap Kinerja Pegawai. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,742 menunjukkan bahwa 74,2% variasi Kinerja Pegawai dijelaskan oleh Fasilitas Kantor dan Budaya Organisasi, sedangkan sisanya 25,8% dipengaruhi faktor lain. Analisis jalur menunjukkan bahwa Kemandirian memperkuat pengaruh Fasilitas Kantor terhadap Kinerja Pegawai (pengaruh total 0,204) dan memperkuat pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai (pengaruh total 0,436).
Copyrights © 2025