Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa pada materi ekosistem di SMP Negeri 1 Buduran. Model PjBL dipilih karena mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII yang mengikuti pembelajaran IPA dengan model PjBL melalui proyek pembuatan mini ekosistem dalam botol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam enam indikator keterampilan proses sains, yaitu mengamati, mengklasifikasi, menafsirkan data, merancang eksperimen, mengkomunikasikan, dan menyimpulkan. Indikator paling menonjol adalah mengamati dan mengkomunikasikan, sementara indikator merancang eksperimen masih memerlukan bimbingan lebih lanjut. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembelajaran, dan guru menyatakan bahwa PjBL meningkatkan kemandirian serta rasa tanggung jawab siswa. Kesimpulannya, penerapan PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran IPA yang kontekstual, menarik, serta sesuai dengan prinsip pembelajaran abad ke-21 dan Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025