digital dengan fokus pada peran media sosial dalam memperkuat solidaritas komunitas lokal di Kabupaten Sidoarjo. Transformasi digital yang semakin mengakar dalam kehidupan sehari-hari mendorong perubahan signifikan pada pola komunikasi, hubungan sosial, dan mekanisme koordinasi antarwarga. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif-kualitatif dengan teknik triangulasi data melalui wawancara, observasi grup WhatsApp komunitas, serta analisis dokumen digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai wadah rekonstruktif bagi modal sosial dengan memperluas jaringan interaksi, meningkatkan kepercayaan melalui transparansi konten visual, serta menciptakan norma-norma baru yang berorientasi pada kepedulian dan akuntabilitas kolektif. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial tidak menggantikan modal sosial tradisional, tetapi memperkuatnya melalui bentuk interaksi hibrida yang lebih cepat, fleksibel, dan responsif terhadap dinamika sosial lokal. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi potensi tantangan seperti penyebaran informasi tidak terverifikasi dan kesenjangan digital yang memengaruhi tingkat partisipasi warga tertentu. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemerintah daerah dan pemimpin komunitas untuk mengintegrasikan literasi digital, protokol etika komunikasi, dan fasilitasi platform komunitas resmi dalam strategi pembangunan sosial. Studi ini menawarkan kontribusi pada literatur modal sosial dan membuka peluang penelitian lanjutan terkait penggunaan media digital dalam memperkuat ketahanan komunitas di era perubahan sosial yang cepat
Copyrights © 2025