Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan dan risiko terhadap minat masyarakat dalam penggunaan pinjaman online di Kabupaten Bogor. Layanan pinjaman online (fintech lending) semakin populer karena prosesnya yang mudah dan cepat, namun masih menghadirkan risiko seperti penyalahgunaan data pribadi, bunga tinggi, dan keberadaan platform ilegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang pernah menggunakan atau mengenal layanan pinjaman online. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 5 poin, yang dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat masyarakat (sig. 0,027 < 0,05; β = 0,330). Risiko tidak berpengaruh signifikan (sig. 0,552 > 0,05; β = -0,074). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat (sig. F = 0,002 < 0,05) dengan R² sebesar 0,068. Temuan ini menegaskan bahwa faktor kemudahan penggunaan menjadi penentu utama, sementara risiko belum menjadi pertimbangan dominan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan transparansi, literasi digital, dan perlindungan data pribadi agar penggunaan pinjaman online lebih bijak. Kata Kunci: Kemudahan Penggunaan, Risiko, Minat Masyarakat, Pinjaman Online
Copyrights © 2025