Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Vol. 4 No. 4 (2025): November

Pengembangan Kelompok Wanita Tani Asoka dalam Upaya Pemberdayaan melalui Manajemen Budidaya Cabe Jawa dan Sayuran di Desa Sri Rejosari

Sari, Novia Ambar (Unknown)
Hendri, Nedi (Unknown)
Novita, Novita (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Nov 2025

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan kelompok atau organisasi yang beranggotakan wanita tani yang dibentuk dan dibina oleh pemerintah desa. Namun sering kali keberadaan KWT hanya sebatas administrasi saja. Tidak berkembangnya KWT bukan hanya sekedar ketidakmauan anggota untuk terlibat maupun keterampilan yang kurang, melainkan terkadang hanya karena kurangnya motivasi dan pembentukan mindset. Seperti halnya dengan KWT Asoka yang ada di Desa Sri Rejosari Kecamatan Way Jepara. Sejak diresmikan pada April 2024, kegiatan di KWT Asoka bisa dikatakan tidak ada, sehingga melalui Program Kosabangsa, Tim Pelaksana melakukan upaya pengembanngan melalui pemberdayaan KWT. Kegiatan pemberdayaan ini dilakukan dengan metode CBR (Community Based Research) dengan pendekatan bottom-up. Kegiatan yang dilaksanakan menggunakan 4 aspek pemberdayaan yaitu bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina lembaga. Dalam pelaksanaan kegiatan ini memiliki kendala utama yaitu beberapa anggta KWT Asoka memiliki pekerjaan lain. Namun, hasil kegiatan menunjukkan bahwa kapasitas kelompok dalam hal pengetahuan, keterampilan dan keterlibatan meningkat melalui kegiatan yang dilakukan yaitu budidaya Cabe Jawa, budidaya sayur dan pengolahan pasa panen. Hal ini terlihat dari anggota KWT yang tetap berusaha untuk terlibat aktif dalam setiap kegiatan. Dari kegiatan budidaya dan pengolahan pascapanen yang dilakukan, setiap anggota KWT dapat meningkatkan peluang ketahanan pangan keluarga serta peningingkatan pendapatan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JS

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Education Public Health Social Sciences

Description

Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut ...