Latar Belakang: Kebersihan tangan memegang peranan penting dalam mencegah infeksi mikroba. Air perasan jeruk nipis (Citrus aurantiifolia S.) mengandung senyawa antibakteri alami dan berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam formulasi hand sanitizer. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan hand sanitizer berbahan dasar jeruk nipis serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Metode: Penelitian ini meliputi determinasi tanaman, uji organoleptik dan fitokimia terhadap air perasan jeruk nipis, formulasi hand sanitizer dengan konsentrasi berbeda (30%, 40%, dan 50%), serta pengujian aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis menggunakan metode difusi cakram. Hasil: Determinasi menunjukkan bahwa tanaman yang digunakan adalah Citrus x aurantiifolia dari famili Rutaceae. Skrining fitokimia mengidentifikasi kandungan saponin dan alkaloid. Formulasi hand sanitizer menunjukkan karakteristik organoleptik yang baik dan nilai pH yang aman untuk penggunaan topikal. Aktivitas antibakteri meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi; formulasi 50% menghasilkan zona hambat sebesar 28,9 mm terhadap S. aureus dan 25,7 mm terhadap S. epidermidis. Kesimpulan: Hand sanitizer berbahan dasar jeruk nipis, terutama pada konsentrasi 50%, menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat dan memiliki potensi sebagai alternatif alami terhadap produk antiseptik komersial.
Copyrights © 2025