Rekam medis yang berkualitas dibutuhkan oleh rumah sakit dalam menunjang keselamatan pasien. Mengingat pentingnya isi dari rekam medis maka perlunya pendokumentasian klinis yang berkualitas. Rekam medis yang berkualitas prima berdasarkan Evidence-Based Medicine (EBM) mencakup 7 indikator yaitu dapat dibaca (Legible), dapat Dipercaya (Reliable), tepat (Precise), lengkap (complete), konsisten (consistent), jelas (clear), tepat waktu (Timely). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model faktor kualitas pendokumentasian klinis pasien rawat inap kasus bedah mamae di Rumah Sakit X Jakarta 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian adalah cross sectional yang dilakukan pada bulan Maret – Mei 202. Populasi pada penelitain ini sebanyak 71 rekam medis dengan menggunakan sample jenuh. Teknis analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis factor. Hasilpenelitianmenjelaskanbahwatidak semua indikator menjadi faktor pembentuk kualitas pendokumentasian klinis pasien rawat inap bedah mamae. Dimana yang menjadi faktor pembentuk kualitas dokumen klinis hanya variable Legible, complete, precise, consistent dan timely.
Copyrights © 2025