Abstrak. Penelitian ini menganalisis bagaimana integrasi kearifan lokal dan kepemimpinan transformasional berdampak pada kepuasan pegawai dan produktivitas mereka dalam konteks manajemen sumber daya manusia. Metode Structural Modeling Equation (SEM), yang didasarkan pada Analysis of Moment Structures (AMOS), digunakan dalam penelitian ini sebagai pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan pegawai dari berbagai bidang pelayanan publik, termasuk pendidikan, kesehatan, lembaga keuangan, dan pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pegawai, kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pegawai, kepuasan pegawai berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Menariknya, kearifan lokal terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai, sedangkan kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap budaya kerja dan motivasi untuk produktivitas di organisasi publik, sementara kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang lebih besar dalam menciptakan kepuasan emosional dan komitmen pegawai. Hasilnya memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan manajemen sumber daya manusia berbasis budaya dan kepemimpinan yang sesuai dengan konteks sosial lokal. Kata Kunci: Kearifan Lokal, Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Pegawai, Produktivitas Pegawai
Copyrights © 2025