Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berpotensi meningkatkan perekonomian baik daerah bahkan negara sekalipun. UMKM sebagai bentuk usaha mandiri masyarakat yang bermanfaat menciptakan lapangan pekerjaan. Guna mewujudkan UMKM yang maju dan berkembang, UMKM harus memiliki pengelolaan internal yang baik terutama pengelolaan keuangan. Kurangnya pemahaman akuntansi dalam menyusun laporan keuangan menjadi masalah utama pada UMKM. Selain pengelolaan keuangan, minimnya edukasi dan penguasaan teknologi informasi terutama teknologi pemasaran menjadi permasalahan pada UMKM. Pada era yang terdampak pandemi menuntut UMKM untuk melihat peluang pemasaran secara luas agar dapat meningkatkan penjualannya. UMKM harus memanfaatkan pemberdayaan e-commerceatau pemasaran digital. UMKM Kerupuk dan Kemplang di Desa Lembak merupakan usaha lokal asli daerah di Kabupaten Muara Enim. Banyak permasalahan yang dihadapi UMKM ini dari pengelolaan keuangan yang kurang memadai sampai dengan pemasaran yang masih sangat tradisional. Terdapat masalah lainnya juga seperti kemasan yang tidak tahan lama, belum ada branding, minimnya pengetahuan terhadap e-commerce serta permasalahan permodalan dan harga bahan baku yang melonjak naik sehingga mempengaruhi harga pokok produksi.
Copyrights © 2022