Daya saing mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kinerja unggul, beradaptasi, dan mempertahankan posisi pasar yang menguntungkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT, teori daya saing, dan strategi pemasaran. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (Hasan, 2020), sedangkan strategi pemasaran dipahami sebagai rencana terarah untuk meningkatkan penjualan (Assauri & Haque-Fawzi, 2022). Informan dipilih secara purposive sampling sebanyak enam orang yang memahami bisnis CV. Jenang Mubarok. Data dianalisis menggunakan matriks IFE, EFE, dan Grand Strategy. Hasil menunjukkan posisi perusahaan pada kuadran I (WO), dengan kekuatan internal dominan dan peluang eksternal besar. Nilai Grand Strategy (S-W=0,84; O-T=0,23) menunjukkan strategi agresif. Rekomendasi meliputi mengganti produk kedaluwarsa, memperluas pasar, mengikuti expo, dan menawarkan harga kompetitif.
Copyrights © 2025