Program ini bertujuan mengoptimalkan pemeliharaan ayam kampung melalui pelatihan praktik bagi remaja panti, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kompetensi teknis dan survival rate (SR). Kegiatan dilaksanakan dalam skema semi-intensif dengan modul inti kandang & biosekuriti, manajemen pakan & air, dan kesehatan dasar. Desain evaluasi menggunakan pendekatan pre–post pada dua luaran: (1) skor kompetensi praktik (rubrik observasi), dan (2) indikator performa pemeliharaan (SR, rata-rata pertambahan bobot harian/ADG, rasio konversi pakan/FCR, kepatuhan SOP). Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan atau Wilcoxon, disertai effect size (Cohen’s d). Hasil menunjukkan peningkatan bermakna pada skor kompetensi peserta, diikuti perbaikan indikator pemeliharaan, khususnya SR dan kepatuhan SOP kandang. Temuan menegaskan bahwa pembelajaran berbasis praktik pada budidaya ayam kampung efektif meningkatkan keterampilan teknis remaja panti dan kinerja pemeliharaan. Implikasi praktis meliputi penyusunan SOP sederhana, jadwal monitoring mingguan, serta integrasi materi keselamatan kerja. Studi ini merekomendasikan pendampingan lanjutan untuk menjaga konsistensi praktik dan perluasan indikator ke aspek produktivitas panen dan biaya pakan.
Copyrights © 2025